Responsive Banner design

Kenapa Punggung Nyeri Setiap Bangun Tidur?

Banyak sekali keluhan nyeri punggung yang dialami oleh pasien dan keluhan ini semakin terasa nyeri atau memberat pada saat bangun tidur.

Apakah anda juga pernah merasakan hal yang sama? Keluhan ini biasanya paling sering dirasakan oleh orang lanjut usia, tapi ada juga remaja dan dewasa muda yang mengeluhkan hal ini.

Sebenarnya sakit pada punggung sebagian besar disebabkan oleh nyeri otot dan penyebab lainnya yang bisa adalah tulang belakangnya sendiri, sarafnya atau adanya infeksi dan lain sebagainya.

Jadi punggung itu terdiri dari tulang belakang atau tulang punggung dan juga otot punggung yang berfungsi untuk menggerakan tulang punggung tadi. Sedangkan tulang punggung sendiri mempunyai fungsi untuk menahan badan sehingga dalam posisi tegak, selain itu tulang ini juga untuk menyanggah rongga dada serta melindungi saraf yang berada di sekelilingnya.

Kepala dan badan kita mempunyai berat mencapai 50% dari total berat badan dan ini semua didukung otot tadi. Jadi misalnya kita sedang melakukan aktivitas yang mengangkat kepala dan badan dengan waktu agak lama misalnya 2 jam lebih, contohnya jika kita duduk tanpa bersandar selama 3 jam, maka ini akan menyebabkan otot bekerja ekstra keras dan akan menimbulkan nyeri otot nantinya.

Selain otot diatas ada beberapa penyebab nyeri punggung yang lain:

1. Kelainan bentuk tulang punggung seperti tulang punggung yang bengkok, seperti skoliosis, lordosis atau kyposis, ini biasanya berasal dari kelainan genetik.

2. Penyebab nyeri punggung yang ini disebabkan karena individunya sendiri yaitu kegemukan sehingga beban tulang punggung untuk menahan badan menjadi berat.

3. Mengangkat benda berat secara berulang-ulang dan berlebihan, karena itu perlu diperhatikan bagaimana caranya agar tulang punggung tetap aman.


Kemudian pada orang tua juga perlu diperhatikan adanya proses penuaan/degeneratif pada semua organ termasuk tulang dan otot punggung tadi. Biasanya pada orang tua banyak sekali kasus nyeri punggung akibat penurunan fungsi dari bantalan tulang punggung atau Discus intervertebralis (lihat gambar samping Degenerative Disc).

Normalnya discus ini berfungsi untuk meredam beban atau sebagai bantalan tulang punggung, tetapi pada orang tua akan mengalami penurunan fungsi akibat berkurangnya kemampuan discus tadi untuk menyerap air.

Akhirnya discus tadi akan menipis dan akan menonjol akibat beban tulang punggung sehingga akan menjepit saraf yang berada disekitarnya ( lihat gambar samping Herniated Disc), hal ini yang banyak menjadi penyebab nyeri punggung pada orang tua.

Penyebab nyeri punggung yang lain yaitu diakibatkan karena tempat tidur yang dipakai terlalu lunak atau terlalu keras yang akan membuat bentuk tulang punggung akan berubah serta keseimbangan otot juga terganggu.

Bagaimana solusi jangka pendeknya?

Sebaiknya pada orang lanjut usia harus memperbanyak olah raga, karena dengan olah raga ini akan dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta menghindarkan dari kemungkinan penyakit degeneratif yang timbul.

Tidak semua olah raga cocok untuk lansia, olah raga yang sesuai untuk lansia adalah jalan cepat dengan kecepatan disesuaikan dengan kemampuan, bila olah raga ini dijalankan teratur, maka akan membuat otot punggung menjadi kuat dan akan membuat punggung menjadi stabil, kemudian olah raga lain yang cocok adalah senam, khususnya gerakan yang banyak melibatkan otot punggung.


Sedangkan untuk para remaja dan dewasa muda keluhan seperti ini lebih banyak diakibatkan oleh karena otot punggung, jadi solusinya dengan memperbanyak olah raga, bila keluhan belum mereda, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena keluhan itu bisa saja bukan berasal dari punggung tetapi berasal dari tempat lain.

Internet Dapat Mencegah Pikun.

Ini adalah berita gembira bagi para netters dan bloggers pada umumnya sekaligus bagi para lanjut usia ( lansia ) khususnya.

Karena dengan mengakses internet, kita tidak hanya dapat mengetahui informasi tetapi dengan surfing di dunia maya ini, dapat membantu untuk memperbaiki dan melatih fungsi otak.

Dan ini, khususnya bagi lansia, dapat mencegah pikun (dementia) yang seringkali mengancam orang lanjut usia, karena dengan mengakses internet berarti kita sudah melakukan atau melibatkan otak dalam sebuah aktivitas yang cukup rumit sehingga fungsi otak tetap dapat dipertahankan.

Dengan surfing di internet, ibaratnya kita seperti membaca sebuah buku, sehingga bagian otak yang berfungsi untuk pengendalian bahasa, pengendalian daya ingat dan daya visual akan ikut bekerja, bahkan menambahkan aktivitas tambahan bagi otak yaitu untuk pengendalian keputusan dan pertimbangan.

Ini yang membedakannya dengan membaca, karena bila kita surfing di internet maka kita akan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan informasi yang harus kita pilih atau kita klik, dengan adanya keputusan yang harus dibuat inilah aktivitas bagian otak untuk pembuatan keputusan dan pertimbangan akan terus diasah.

Nah, bila lansia sering2 mencari informasi di internet akan menghambat sejumlah proses penuaan pada otak seperti pengurangan atau penciutan aktivitas sel otak dan akan membuat orang tua ini tetap segar ingatannya.

Ada juga beberapa kegiatan lain yang disinyalir dapat juga mencegah dementia/pikun yaitu bermain puzzle, bermain musik, main catur dan juga harus dibantu dengan menjaga makanan dengan gizi yang seimbang dan tidak lupa pula dengan olah raga yang teratur.

Celana Jeans Ketat Picu Jamur

Banyak para wanita yang menginginkan penampilan terlihat menariksenyum, sehingga mengenakan pakaian yang cenderung ketat agar dapat menunjukkan bentuk tubuhnya. Khususnya para pelajar dan mahasiswa sering sekali mereka mengenakan celana jeans yang ketat, hingga celana jenis ini menjadi pilihan utama bagi mereka.

Memang celana ini mudah sekali didapat dan mudah sekali di padukan dengan banyak model baju yang lain. Ini yang menjadikan celana jeans ini banyak digemari.

Tetapi apakah mereka tahu kalau mengenakan celana jeans terus menerus kurang baik untuk kesehatan terutama bagi organ intim kewanitaansedih.

Celana jeans ini terbuat dari bahan yang cukup tebal, apalagi yang jenis straight jeans atau celana jeans yang pas di badan. Hal ini dapat menimbulkan rasa panas di bagian organ kewanitaan dan memicu produksi keringat yang cukup banyak. Ditambah lagi sirkulasi udara di daerah kewanitaan juga terganggu akibat bahan yang tebal itu, padahal daerah tersebut memerlukan sirkulasi udara yang cukup, agar keringat cepat mengering.

Apabila hal ini terjadi terus menerus maka, daerah itu akan menjadi lembab dan mudah sekali memicu tumbuhnya jamur. Disamping itu resiko untuk terjadinya iritasi maupun infeksi juga bertambah besar.

Trus, gimana solusinya bagi penggemar celana jeans ketat/straight?

Jadi boleh aja memakai celana jeans yang ketat agak sering tetapi harus dipadu dengan pemakaian celana dalam yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat.
Bahan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat paling baik adalah Cotton yang terbuat dari serat kapas dan bila dipakai terasa dingin di kulit. Jangan memilih pakaian dalam yang terbuat dari serat sintetis seperti polyester karena bahan ini berupa serat fiber poly yang tidak bisa menyerap keringat dan bila dipakai terasa panas.

Bisakah lanjut usia berpuasa?

Ada seorang ibu lanjut usia berumur sekitar 70 tahun hendak berpuasa. Ibu ini menanyakan apakah bisa?

Ini sebetulnya tergantung kondisi fisik lansia yang bersangkutan. Kalo kondisi fisiknya bagus dan stabil, boleh aja berpuasa. Ada beberapa parameter yang perlu dijadikan acuan yaitu meliputi Kondisi fisik tadi, adanya penyakit yang sering pada lansia, trus sedang menderita penyakit yang akut seperti infeksi apa tidak, dsb.

Kondisi fisik menjadi parameter yang paling utama, kenapa? Karena biasanya organ tubuh lansia sudah mengalami beberapa penurunan fungsi. Disamping itu jumlah cairan tubuh pada lansia juga menurun, kemudian rasa haus pada lansia juga menurun, jadi apabila tidak diperhatikan mudah sekali terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi.

Yang kedua diatas adalah biasanya para lansia sering menderita penyakit yang gejalanya tidak khas/jelas sehingga dapat membuat para lansia cepat lelah, lemas dan akhirnya jadi bingung. Penyakit yang sering adalah Hipertensi, kolestrol, ginjal dan rhematik. Karena itu biasanya para lansia sering mengkonsumsi obat obatan tertentu.

Nah, kalo memang kondisi fisiknya memungkinkan boleh aja berpuasa dengan bantuan tips dibawah ini :

1. Biar tetap fit, harus ada salah seorang anggota keluarga yang mengawasi lansia dengan memperhatikan dan mengatur pola makan, minum, serta aktivitas yang dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah asupan kalorinya yaitu saat sahur sebesar 40%, saat buka 50%, dan ditambah lagi 10% sesudah sahur.

2. Jangan lupa juga dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan yang berserat tinggi agar makanan ini lambat dicerna sehingga memperbanyak energi saat puasa. Contohnya seperti kurma yang kaya karbohidrat, gula, serat dan mineral seperti kalium dan magnesium. Untuk buah yang paling bagus adalah pisang, karena selain kaya kalium juga sebagai sumber karbohidrat.

3. Jumlah cairan juga perlu diperhatikan karena pada lansia mudah sekali terjadi dehidrasi, maka sebaiknya minum air sekitar 8-10 gelas sehari dengan jadwal diatur sendiri seenak mungkin.

Kenapa Bila Berpuasa Badan Loyo?

Sebelumnya, makasih udah berkunjung ke sini, jangan lupa baca baca artikel kesehatan yang lain.

Saya sering sekali ditanya tentang kenapa bila berpuasa selain badan rasa loyo juga disertai perasaan tak bertenaga sama sekali?. Bila terjadi seperti ini pasti akan mempengaruhi kinerja seseorang.

Sebenarnya wajar saja bila seseorang yang berpuasa mengalami loyo atau tidak bertenaga, ini bisa disebabkan karena keadaan Hipoglikemia, yaitu kadar gula dalam darah menurun, padahal gula ini juga diperlukan sebagai sumber energi.

Keadaan diatas diperparah dengan kebiasaan yang salah waktu berpuasa yaitu makan secara berlebihan waktu sahur atau buka, tidur berlebihan dan tidak pernah berolah raga, sehingga akan timbul keadaan yang tidak sehat seperti loyo dan tidak bertenaga, bila keadaan seperti diatas dibiarkan terus akan menimbulkan peningkatan berat badan dan badan menjadi kurang fit.

Biar tidak loyo bisa mencoba tips dibawah ini :

Bila sahur jangan makan berlebihan, utamakan menu yang kaya serat seperti sayur dan buah. Mengapa? karna tubuh kita memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencerna makanan yang tinggi serat, jadi nutrisi yang diserap dan dijadikan sumber energi juga akan secara bertahap,otomatis saat kita aktivitas pagi hari akan senantiasa bugar karena adanya sumber energi yang diserap secara bertahap ini.

Terus sebelum waktu sahur habis, ditambah sedikit makanan yang mengandung karbohidrat, supaya kadar gula tidak turun tetapi tetap stabil terus.

Saat buka puasa sebaiknya jangan balas dendam dengan makan sebanyak banyaknya, apalagi yang diminum atau dimakan yang manis manis, karena ini akan memicu peningkatan kadar gula dan penuaan. Yang paling baik adalah minum jus buah tetapi jangan terlalu manis ditambah dengan buah kurma. Jangan terlalu banyak juga minum minuman yang mengandung santan, ini akan meningkatkan kadar trigliserida darah.

Trus jangan lupa biar pencernaan baik dan buang air besar teratur harus minum air putih minimal 8 gelas sehari, yaitu pagi waktu sahur 3 gelas dan sisanya setelah buka puasa.

Jangan langsung tidur setelah sahur, tunggu beberapa saat, krn tubuh kita memerlukan waktu untuk mencerna makanan ini, bila langsung tidur maka makanan akan lambat dicerna dan ini akan mengakibatkan pencernaan tidak optimal. Sebaiknya setelah sahur jalan pagi selama beberapa menit setelah itu bebas. Bila dijalankan pasti tubuh akan tetap bugar selama berpuasa.

Susah Buang Air Besar.

Kenapa susah buang air besar terutama saat berpuasa, pertanyaan ini sering dilontarkan pada saya.

Susah buang air besar atau disebut Konstipasi adalah keadaan dimana kotoran atau faeces mengalami pengerasan sehingga sulit dibuang. Bisa juga pada saat buang air besar terasa sakit sekali.

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan konstipasi diantaranya adalah perubahan pola makan, akibat efek samping obat obatan, hormonal atau akibat adanya kelainan anatomis pada saluran pencernaan.

Pada saat puasa konstipasi cenderung meningkat disebabkan beberapa faktor:

1. Saat berpuasa, terjadi kecenderungan kurang gerak, ini akan membuat pergerakan pencernaan kurang baik. Solusinya perlu dilakukan olah raga ringan seperti jalan kaki.


2. Sering terjadi kurang minum air putih. Kekurangan air pada tubuh dapat mengakibatkan
konstipasi. Secara normal, tubuh kita memerlukan minum enam sampai delapan gelas atau sekitar 1,5 liter sehari. Solusinya banyakin minum air pada saat waktu buka puasa sampai sahur.

3. Lebih banyak makan golongan kue daripada sayuran, sehingga terjadi kurang serat pada pen
cernaan. Solusinya disamping makan kue perbanyak makan dari golongan serat terutama
biji-bijian, buah, sayuran, kacang-kacangan. Makanan golongan ini dapat meningkatkan gerakan
usus sehingga akan meningkatkan massa tinja dan mengurangi waktu transit di usus. Tetapi tanpa cairan yang cukup serat ini akan sia sia juga.

Yang mendasari terjadinya konstipasi adalah perubahan pola makan. Disamping itu biasanya adalah mengkonsumsi obat obatan tertentu seperti golongan antidepresi, obat parkinson, obat yang mengandung zat besi, obat antihipertensi, obat golongan antikolinergik dan golongan narkotik. Misalnya sangat memerlukan obat tersebut sebaik dapat dilakukan pengurangan dosis atau dengan menggantinya.

Jadi apabila sedang berpuasa jangan lupa perhatikan jenis makanannya, yang pasti harus tinggi serat dan minum harus cukup biar tidak terjadi susah buang air besar.

Ada sedikit tips untuk mengurangi terjadinya konstipasi, minumlah minuman yang mengandung bakteri asam laktat ( Lactobacillus/Bifidobacteria ) seperti Yakult, Charm atau Yogurt, karena minuman ini dapat menyeimbangkan flora usus disamping itu dapat mengurangi pembusukan sisa makanan diusus sehingga dapat mengurangi terjadinya konstipasi atau susah buang air besar. Semoga membantu dan bermanfaat.

Awas Makanan Berformalin.

Lama sekali saya tidak menulis diblog kolom kesehatan ini karena banyaknya kesibukan offline, sekarang saya udah bisa sering online lagi dan menulis lagi, mohon maaf bagi yang sudah berkomentar dan belum saya jawab, nanti pasti saya balas semua ..senyum, harap bersabar ya.

Ada banyak pertanyaan yang sering dilontarkan mengenai formalin, terutama makanan apa yang sering kali diawetkan dengan formalin, kemudian apakah bahayanya formalin itu.

Formalin sebetulnya adalah nama zat kimia yang terdiri dari campuran formaldehid, metanol dan air. Karena itu banyak digunakan sebagai pengawet mayat. Tetapi akhir akhir ini sering disalah gunakan sebagai pengawet makanan. Misalnya jika formalin ini kita campurkan ke suatu bahan contohnya daging ikan, maka formalin ini akan diserap oleh daging ikan dengan mudah, kemudian formalin akan mengeluarkan sel sel dari daging ikan tersebut dan menggantikannya dengan formaldehid yang lebih kaku.

Hasilnya daging ikan tadi akan awet atau bertahan dalam waktu yang lama, disamping itu daging ikan tadi tidak akan membusuk karena formalin tadi mampu membunuh mikroba atau kuman kuman kecil yang biasanya berperan dalam proses pembusukan. Coba kita bayangkan apabila daging yang sudah diawetkan dengan formalin tadi kita makan...sedih, tentu membahayakan sekali.

Sedangkan bila dipakai untuk mengawetkan mayat, jelas sangat membantu, karena mayat cepat sekali membusuk, dengan memakai formalin ini maka, mayat itu dapat bertahan cukup lama. memangnya kenapa mayat kok diawetkan? Pada beberapa kasus mayat memang diperlukan untuk diteliti seperti praktikum anatomi yang mengunakan mayat sebagai bahan praktikum.

Karena daya awetnya yang luar biasa itu maka disalah gunakan sebagai pengawet makanan, padahal pemerintah sudah mengeluarkan undang undang yang melarang penggunaan formalin pada makanan. Tetapi nyatanya masih banyak ditemukan dipasaran makanan yang berformalin beredar dengan bebas.

Makanan yang sering kali diawetkan menggunakan formalin biasanya :
Mie, ikan segar, ikan asin, tahu dll. Bedanya dengan makanan yang diberi formalin dengan yang tidak adalah makanan ini tampak lebih kenyal, lebih mengkilat, lebih liat dan tidak dikerubuti oleh lalat meskipun sudah beberapa hari. Bahkan akhir akhir ini, banyak beredar bahan makanan lain yang mengandung formalin seperti permen, susu dll. Tetapi tampaknya pemerintah cukup sigap dengan cepat cepat melakukan pemeriksaan melalui balai pom.

Apa efek formalin ini ?

Jika sering memakan makanan yang diawetkan dengan formalin, maka lama kelamaan akan dapat menyebabkan iritasi pada lambung sehingga bisa menimbulkan muntah darah, atau diare yang bercampur dengan darah, atau bisa juga kencing darah dan berpotensi menimbulkan kematian. Tetapi hal ini jarang terjadi karena diperlukan dosis formalin yang besar.

Yang paling sering adalah keracunan kronis akibat sering memakan makanan yang diawetkan dengan formalin biasanya yang rusak adalah organ ginjal atau dapat menimbulkan kanker dikemudian hari. Jadi hati hati membeli makanan dan mengkonsumsi makanan. Harus waspada terhadap makanan yang mengunakan formalin sebagai pengawet.
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog