Responsive Banner design

Celana Jeans Ketat Picu Jamur

Banyak para wanita yang menginginkan penampilan terlihat menariksenyum, sehingga mengenakan pakaian yang cenderung ketat agar dapat menunjukkan bentuk tubuhnya. Khususnya para pelajar dan mahasiswa sering sekali mereka mengenakan celana jeans yang ketat, hingga celana jenis ini menjadi pilihan utama bagi mereka.

Memang celana ini mudah sekali didapat dan mudah sekali di padukan dengan banyak model baju yang lain. Ini yang menjadikan celana jeans ini banyak digemari.

Tetapi apakah mereka tahu kalau mengenakan celana jeans terus menerus kurang baik untuk kesehatan terutama bagi organ intim kewanitaansedih.

Celana jeans ini terbuat dari bahan yang cukup tebal, apalagi yang jenis straight jeans atau celana jeans yang pas di badan. Hal ini dapat menimbulkan rasa panas di bagian organ kewanitaan dan memicu produksi keringat yang cukup banyak. Ditambah lagi sirkulasi udara di daerah kewanitaan juga terganggu akibat bahan yang tebal itu, padahal daerah tersebut memerlukan sirkulasi udara yang cukup, agar keringat cepat mengering.

Apabila hal ini terjadi terus menerus maka, daerah itu akan menjadi lembab dan mudah sekali memicu tumbuhnya jamur. Disamping itu resiko untuk terjadinya iritasi maupun infeksi juga bertambah besar.

Trus, gimana solusinya bagi penggemar celana jeans ketat/straight?

Jadi boleh aja memakai celana jeans yang ketat agak sering tetapi harus dipadu dengan pemakaian celana dalam yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat.
Bahan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat paling baik adalah Cotton yang terbuat dari serat kapas dan bila dipakai terasa dingin di kulit. Jangan memilih pakaian dalam yang terbuat dari serat sintetis seperti polyester karena bahan ini berupa serat fiber poly yang tidak bisa menyerap keringat dan bila dipakai terasa panas.

Bisakah lanjut usia berpuasa?

Ada seorang ibu lanjut usia berumur sekitar 70 tahun hendak berpuasa. Ibu ini menanyakan apakah bisa?

Ini sebetulnya tergantung kondisi fisik lansia yang bersangkutan. Kalo kondisi fisiknya bagus dan stabil, boleh aja berpuasa. Ada beberapa parameter yang perlu dijadikan acuan yaitu meliputi Kondisi fisik tadi, adanya penyakit yang sering pada lansia, trus sedang menderita penyakit yang akut seperti infeksi apa tidak, dsb.

Kondisi fisik menjadi parameter yang paling utama, kenapa? Karena biasanya organ tubuh lansia sudah mengalami beberapa penurunan fungsi. Disamping itu jumlah cairan tubuh pada lansia juga menurun, kemudian rasa haus pada lansia juga menurun, jadi apabila tidak diperhatikan mudah sekali terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi.

Yang kedua diatas adalah biasanya para lansia sering menderita penyakit yang gejalanya tidak khas/jelas sehingga dapat membuat para lansia cepat lelah, lemas dan akhirnya jadi bingung. Penyakit yang sering adalah Hipertensi, kolestrol, ginjal dan rhematik. Karena itu biasanya para lansia sering mengkonsumsi obat obatan tertentu.

Nah, kalo memang kondisi fisiknya memungkinkan boleh aja berpuasa dengan bantuan tips dibawah ini :

1. Biar tetap fit, harus ada salah seorang anggota keluarga yang mengawasi lansia dengan memperhatikan dan mengatur pola makan, minum, serta aktivitas yang dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah asupan kalorinya yaitu saat sahur sebesar 40%, saat buka 50%, dan ditambah lagi 10% sesudah sahur.

2. Jangan lupa juga dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan yang berserat tinggi agar makanan ini lambat dicerna sehingga memperbanyak energi saat puasa. Contohnya seperti kurma yang kaya karbohidrat, gula, serat dan mineral seperti kalium dan magnesium. Untuk buah yang paling bagus adalah pisang, karena selain kaya kalium juga sebagai sumber karbohidrat.

3. Jumlah cairan juga perlu diperhatikan karena pada lansia mudah sekali terjadi dehidrasi, maka sebaiknya minum air sekitar 8-10 gelas sehari dengan jadwal diatur sendiri seenak mungkin.

Kenapa Bila Berpuasa Badan Loyo?

Sebelumnya, makasih udah berkunjung ke sini, jangan lupa baca baca artikel kesehatan yang lain.

Saya sering sekali ditanya tentang kenapa bila berpuasa selain badan rasa loyo juga disertai perasaan tak bertenaga sama sekali?. Bila terjadi seperti ini pasti akan mempengaruhi kinerja seseorang.

Sebenarnya wajar saja bila seseorang yang berpuasa mengalami loyo atau tidak bertenaga, ini bisa disebabkan karena keadaan Hipoglikemia, yaitu kadar gula dalam darah menurun, padahal gula ini juga diperlukan sebagai sumber energi.

Keadaan diatas diperparah dengan kebiasaan yang salah waktu berpuasa yaitu makan secara berlebihan waktu sahur atau buka, tidur berlebihan dan tidak pernah berolah raga, sehingga akan timbul keadaan yang tidak sehat seperti loyo dan tidak bertenaga, bila keadaan seperti diatas dibiarkan terus akan menimbulkan peningkatan berat badan dan badan menjadi kurang fit.

Biar tidak loyo bisa mencoba tips dibawah ini :

Bila sahur jangan makan berlebihan, utamakan menu yang kaya serat seperti sayur dan buah. Mengapa? karna tubuh kita memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencerna makanan yang tinggi serat, jadi nutrisi yang diserap dan dijadikan sumber energi juga akan secara bertahap,otomatis saat kita aktivitas pagi hari akan senantiasa bugar karena adanya sumber energi yang diserap secara bertahap ini.

Terus sebelum waktu sahur habis, ditambah sedikit makanan yang mengandung karbohidrat, supaya kadar gula tidak turun tetapi tetap stabil terus.

Saat buka puasa sebaiknya jangan balas dendam dengan makan sebanyak banyaknya, apalagi yang diminum atau dimakan yang manis manis, karena ini akan memicu peningkatan kadar gula dan penuaan. Yang paling baik adalah minum jus buah tetapi jangan terlalu manis ditambah dengan buah kurma. Jangan terlalu banyak juga minum minuman yang mengandung santan, ini akan meningkatkan kadar trigliserida darah.

Trus jangan lupa biar pencernaan baik dan buang air besar teratur harus minum air putih minimal 8 gelas sehari, yaitu pagi waktu sahur 3 gelas dan sisanya setelah buka puasa.

Jangan langsung tidur setelah sahur, tunggu beberapa saat, krn tubuh kita memerlukan waktu untuk mencerna makanan ini, bila langsung tidur maka makanan akan lambat dicerna dan ini akan mengakibatkan pencernaan tidak optimal. Sebaiknya setelah sahur jalan pagi selama beberapa menit setelah itu bebas. Bila dijalankan pasti tubuh akan tetap bugar selama berpuasa.

Susah Buang Air Besar.

Kenapa susah buang air besar terutama saat berpuasa, pertanyaan ini sering dilontarkan pada saya.

Susah buang air besar atau disebut Konstipasi adalah keadaan dimana kotoran atau faeces mengalami pengerasan sehingga sulit dibuang. Bisa juga pada saat buang air besar terasa sakit sekali.

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan konstipasi diantaranya adalah perubahan pola makan, akibat efek samping obat obatan, hormonal atau akibat adanya kelainan anatomis pada saluran pencernaan.

Pada saat puasa konstipasi cenderung meningkat disebabkan beberapa faktor:

1. Saat berpuasa, terjadi kecenderungan kurang gerak, ini akan membuat pergerakan pencernaan kurang baik. Solusinya perlu dilakukan olah raga ringan seperti jalan kaki.


2. Sering terjadi kurang minum air putih. Kekurangan air pada tubuh dapat mengakibatkan
konstipasi. Secara normal, tubuh kita memerlukan minum enam sampai delapan gelas atau sekitar 1,5 liter sehari. Solusinya banyakin minum air pada saat waktu buka puasa sampai sahur.

3. Lebih banyak makan golongan kue daripada sayuran, sehingga terjadi kurang serat pada pen
cernaan. Solusinya disamping makan kue perbanyak makan dari golongan serat terutama
biji-bijian, buah, sayuran, kacang-kacangan. Makanan golongan ini dapat meningkatkan gerakan
usus sehingga akan meningkatkan massa tinja dan mengurangi waktu transit di usus. Tetapi tanpa cairan yang cukup serat ini akan sia sia juga.

Yang mendasari terjadinya konstipasi adalah perubahan pola makan. Disamping itu biasanya adalah mengkonsumsi obat obatan tertentu seperti golongan antidepresi, obat parkinson, obat yang mengandung zat besi, obat antihipertensi, obat golongan antikolinergik dan golongan narkotik. Misalnya sangat memerlukan obat tersebut sebaik dapat dilakukan pengurangan dosis atau dengan menggantinya.

Jadi apabila sedang berpuasa jangan lupa perhatikan jenis makanannya, yang pasti harus tinggi serat dan minum harus cukup biar tidak terjadi susah buang air besar.

Ada sedikit tips untuk mengurangi terjadinya konstipasi, minumlah minuman yang mengandung bakteri asam laktat ( Lactobacillus/Bifidobacteria ) seperti Yakult, Charm atau Yogurt, karena minuman ini dapat menyeimbangkan flora usus disamping itu dapat mengurangi pembusukan sisa makanan diusus sehingga dapat mengurangi terjadinya konstipasi atau susah buang air besar. Semoga membantu dan bermanfaat.

Awas Makanan Berformalin.

Lama sekali saya tidak menulis diblog kolom kesehatan ini karena banyaknya kesibukan offline, sekarang saya udah bisa sering online lagi dan menulis lagi, mohon maaf bagi yang sudah berkomentar dan belum saya jawab, nanti pasti saya balas semua ..senyum, harap bersabar ya.

Ada banyak pertanyaan yang sering dilontarkan mengenai formalin, terutama makanan apa yang sering kali diawetkan dengan formalin, kemudian apakah bahayanya formalin itu.

Formalin sebetulnya adalah nama zat kimia yang terdiri dari campuran formaldehid, metanol dan air. Karena itu banyak digunakan sebagai pengawet mayat. Tetapi akhir akhir ini sering disalah gunakan sebagai pengawet makanan. Misalnya jika formalin ini kita campurkan ke suatu bahan contohnya daging ikan, maka formalin ini akan diserap oleh daging ikan dengan mudah, kemudian formalin akan mengeluarkan sel sel dari daging ikan tersebut dan menggantikannya dengan formaldehid yang lebih kaku.

Hasilnya daging ikan tadi akan awet atau bertahan dalam waktu yang lama, disamping itu daging ikan tadi tidak akan membusuk karena formalin tadi mampu membunuh mikroba atau kuman kuman kecil yang biasanya berperan dalam proses pembusukan. Coba kita bayangkan apabila daging yang sudah diawetkan dengan formalin tadi kita makan...sedih, tentu membahayakan sekali.

Sedangkan bila dipakai untuk mengawetkan mayat, jelas sangat membantu, karena mayat cepat sekali membusuk, dengan memakai formalin ini maka, mayat itu dapat bertahan cukup lama. memangnya kenapa mayat kok diawetkan? Pada beberapa kasus mayat memang diperlukan untuk diteliti seperti praktikum anatomi yang mengunakan mayat sebagai bahan praktikum.

Karena daya awetnya yang luar biasa itu maka disalah gunakan sebagai pengawet makanan, padahal pemerintah sudah mengeluarkan undang undang yang melarang penggunaan formalin pada makanan. Tetapi nyatanya masih banyak ditemukan dipasaran makanan yang berformalin beredar dengan bebas.

Makanan yang sering kali diawetkan menggunakan formalin biasanya :
Mie, ikan segar, ikan asin, tahu dll. Bedanya dengan makanan yang diberi formalin dengan yang tidak adalah makanan ini tampak lebih kenyal, lebih mengkilat, lebih liat dan tidak dikerubuti oleh lalat meskipun sudah beberapa hari. Bahkan akhir akhir ini, banyak beredar bahan makanan lain yang mengandung formalin seperti permen, susu dll. Tetapi tampaknya pemerintah cukup sigap dengan cepat cepat melakukan pemeriksaan melalui balai pom.

Apa efek formalin ini ?

Jika sering memakan makanan yang diawetkan dengan formalin, maka lama kelamaan akan dapat menyebabkan iritasi pada lambung sehingga bisa menimbulkan muntah darah, atau diare yang bercampur dengan darah, atau bisa juga kencing darah dan berpotensi menimbulkan kematian. Tetapi hal ini jarang terjadi karena diperlukan dosis formalin yang besar.

Yang paling sering adalah keracunan kronis akibat sering memakan makanan yang diawetkan dengan formalin biasanya yang rusak adalah organ ginjal atau dapat menimbulkan kanker dikemudian hari. Jadi hati hati membeli makanan dan mengkonsumsi makanan. Harus waspada terhadap makanan yang mengunakan formalin sebagai pengawet.

Makanan Yang Menyebabkan Asam Urat.

Seringkali setiap kali ada rasa ngilu di sendi, langsung dianggap asam urat, ini rupanya sudah menjadi semacam mitos dalam masyarakat, lebih lebih lagi keadaan ini diperkuat dengan adanya iklan dari pabrik jamu atau obat tradisional. Seperti sudah saya bahas dipostingan sebelumnya,
untuk memastikan ngilu2 atau sendi bengkak itu asam urat diperlukan pemeriksaan laboratorium.

Jadi nggak semua nyeri sendi atau sendi bengkak itu asam urat. Yang dimaksud asam urat adalah kristal-kristal asam yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, purin ini terdapat pada tubuh kita secara normal dan dapat dijumpai pada makanan yang terutama berasal dari tanaman atau hewan. Ada beberapa jenis makanan atau minuman yang bisa meningkatkan asam urat, nanti akan digolongkan dibagian bawah.

pantangan asam urat
Yang paling inti sebetulnya setiap kita mempunyai asam urat, karena asam ini merupakan hasil dari metabolisme normal, tetapi kadarnya harus dijaga dan tidak boleh sampai kelebihan. Normalnya tubuh kita hanya memerlukan sekitar 15% tambahan purin, sedangkan sisanya tubuh bisa menyediakan sendiri, kalau kita terlalu banyak makan makanan yang mengandung purin, maka kadar asam urat akan melebihi kadar normal, yaitu diatas 7 mg/dl, ini akan mengakibatkan sendi ngilu dan bengkak, yang paling khas adalah sendi yang terkena yaitu
terutama sendi ibu jari kaki (podagra). Tentang penggolongan makanan yang mengandung asam urat Sbb :

I. Golongan Makanan yang mengandung purin tinggi :
Jerohan ( Hati, Ginjal, Otak , Jantung, Paru, Usus, dll ), Golongan Ikan Laut ( Udang,
tongkol, sarden, tengiri, kerang, kepiting, lobster, cumi cumi, remis,dll ), Ekstrak Daging (
abon, dendeng ), Ragi/ tape, Makanan kalengan dan makanan yang mengandung alkohol.

II. Golongan makanan yang mengandung purin sedang :
Daging sapi, kacang kacangan, kol, bayam, kangkung, buncis, daun singkong, daun pepaya,
jamur, asparagus.

III. Golongan makanan yang mengandung purin rendah :
Buah buahan, sayur mayur, susu, telur, keju.

Jadi bagi anda yang mempunyai kadar asam urat lebih dari 7 sebaiknya menghindari makanan yang mengandung purin tinggi dan membatasi/mengurangi makanan yang mengandung purin sedang, sehingga sendi sendi anda akan selalu sehat.

Darah Tinggi Apakah Penyakit Keturunan? & Bagaimana Pengendaliannya?

Yang dimaksud darah tinggi atau Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi. Seseorang dinyatakan mengidap hipertensi bila tekanan sistoliknya 140 mmHg dan diastoliknya 90 mmHg. Akhir-akhir ini penyakit ini menjadi silent killer atau membunuh secara diam-diam, karena sering kali tidak disadari oleh penderitanya dan biasanya baru ketahuan pada saat diperiksa tekanan darahnya. Penyakit ini baru ketahuan setelah terjadi komplikasi.

darah tinggi
Biasanya komplikasinya berupa gangguan fungsi jantung, koroner, fungsi ginjal, atau timbulnya
stroke. Jadi hipertensi mengurangi harapan hidup bagi penderitanya, karena dari sini akan muncul penyakit-penyakit degeneratif yang beragam dan pada akhirnya bisa menimbulkan kematian. Karena itu sering-seringlah memeriksakan tekanan darah anda, dan sebisa mungkin
jagalah agar selalu ideal yaitu sistolik 120 mmHg dan diastolik 80 mmHg.

Tekanan sistolik adalah tekanan puncak saat jantung kontraksi dan memompa darah keluar lewat pembuluh arteri, sedangkan diastolik adalah saat jantung relaksasi dan menerima darah dari pembuluh darah. Apakah penyakit ini menurun ?

Faktor keturunan kecil sekali kemungkinannya karena penyakit ini berhubungan erat dengan beberapa faktor yaitu faktor gaya hidup, pola makan serta faktor lingkungan. Faktor gaya hidup yang berperan besar adalah merokok dan minum alkohol, untuk faktor makanan yaitu makanan berlemak, dan makanan yang asin, kemudian kebiasaan begadang juga turut mempengaruhi. Atau sering dalam keadaan stress juga bisa mempengaruhi tekanan darah. Trus bagaimana mengendalikannya?

Gampang saja, ubah gaya hidup yang memicu timbulnya darah tinggi tadi termasuk turunkan berat badan, kemudian kurangi makanan yang asin dan sebaiknya konsumsi garam kurang dari 6 gram/hari. Makanan asin yang juga harus dikurangi adalah makanan yang diproses dengan dengan garam contohnya ikan asin, telur asin, ikan kaleng, juga semua makanan yang diberi pengawet (Na benzoat), kurangi juga MSG / vetsin, makanan yang mengandung soda kue/baking powder. Kemudian obat untuk tekanan darah tinggi ini harus terus diminum selama tekanan darahnya masih diatas 140/90 mmHg, dan ini sifatnya seumur hidup. Tidak ada salahnya juga apabila seseorang yang sudah kena darah tinggi ini membeli alat untuk mengukur tekanan darah sehingga tekanan darahnya dapat dipantau terus. Baca juga tips untuk menurunkan tekanan darah.
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog